Mengulas Keberadaan Rumah Adat Tradisional Sulawesi Selatan [Lengkap]

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Sebagai Penduduk Indonesia seharusnya kita patut berbangga karena negeri kita ini memiliki begitu banyak suku, budaya dan adat istiadat. Ke semuaannya itu merupakan ciri-ciri dari tiap daerah yang ada di kawasannya. Misalnya saja keberadaan rumah adat yang adalah ciri khas dari suatu suku yang menempati daerah Indonesia contohnya rumah adat Sulawesi Selatan.

Sulawesi Selatan beribu kota Makassar yang sangat dikenal di bagian Indonesia Tengah. Adat rumah adatnya yang mewakili daerahnya tersebut pun beragam jenis. Sangat kaya sekali bukan kebudayaan dan ciri khas yang dimiliki Sulawesi Selatan ini.

Penjelasan Mengenai Kawasan Sulawesi Selatan

Sulawesi Selatan berada di jazirah barat daya pulau Sulawesi. Kabupaten yang berada di provinsi ini berjumlah 21 dan 2 kotamadya. Luasnya berada pada kisaran 82.768 km2, dengan 4 suku yang mendudukinya diantaranya adalah Makassar, Bugis, Mandar dan juga Toraja.

Diantara keempat suku tersebut memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Namun antara suku Bugis dan Makassar memiliki persamaan maka lebih dikenal dengan orang Bugis-Makassar. Sedangkan suku Mandar dan Toraja memiliki kebudayaan lain yang berbeda.

Ciri Khas Rumah Adat Sulawesi Selatan

Sebelum anda mengetahui berbagai jenis rumah adat yang ada di Sulawesi Selatan, ada baiknya anda mengetahui terlebih dahulu ciri khas yang dimiliki rumah adat tersebut. Ciri khas tersebut merupakan pembeda antara rumah adat satu dengan yang lainnya.

Ciri khas pertama adalah Sapana, yang merupakan tangga yang digunakan untuk melengkapi bagian rumah adat. Sapana terbuat dari bambu berjumlah 3 atau 4 tangga dan anak tangga yang dianyam. Selain itu Sapana terdiri dari pegangan yang berada di sisi samping, biasanya disebut dengan cocorang dan para bangsawan lah yang sering membuatnya.

Terdapat juga Tukak yang mana rumah adat terbuat dari kayu dengan 3 tangga yang diperuntukkan bagi rakyat biasa. Jadi tidak dibutuhkan lagi dan tidak dilengkapi dengan cocorang. Hal yang menarik dari Tukak ini adalah jumlah anak tangganya selalu ganjil.

Mengenal Berbagai Jenis Rumah Adat Sulawesi Selatan

Mungkin selama ini, kita hanya sering mendengar sebuah rumah adat yang berasal dari Sulawesi Selatan adalah rumah adat Tongkonan yang berasal dari tanah Toraja. Padahal kenyataannya rumah adat asal daerah ini sangat bervariasi. Berikut ini penjelasan berbagai rumah adat yang terdapat di kawasan Sulawesi Selatan.

 

Rumah Adat Makassar

rumah adat makassar

 

Rumah adat ini di tinggali oleh suku yang berasal dari Makassar. Ciri-ciri dari rumah ini adalah bangunannya memiliki ketinggian 3 meter maka disebut sebagai rumah panggung. Bentuknya persegi empat dengan tiang penyangga yang arahnya kebelakang. Dan ada juga tiang penyangga yang mengarah ke samping sejumlah 5 tiang.

Pada bagian atapnya di desain dengan mirip pelana kuda dan tiap-tiap sudutnya berbentuk lancip dan runcing. Saat ini atap rumah adat Makassar sudah terbuat dari genteng atau pun seng padahal dahulunya terbuat dari rumbia, nipah dan lain semacamnya. Tapi itulah perkembangan zaman, di mana bagian atap rumah adat ini pun ikut berubah.

 

Rumah Adat Bugis

rumah adat bugis

 

Suku Bugis adalah suku yang mendiami daerah Sulawesi Selatan. Karena itu suku ini pun mempunyai rumah adatnya sendiri yang disebut sebagai rumah adat Bugis. Untuk bangunannya masih mirip dengan rancangan rumah panggung yang merupakan rumah adat Makassar.

Tetapi ada yang menarik dari rumah adat ini di mana tiap sisi-sisinya memiliki makna tersendiri. Diantaranya adalah pada bagian atas yang disebut dengan Boting Langiq atau atap merupakan lambang perkawinan yang berada di atas langit oleh We Tenriabeng. Bagian Tengah yang dikenal sebagai Ale Kawaq melambangkan ibu pertiwi yaitu Indonesia.

Serta pada Bagian Bawah yang dikenal dengan Buri Liu bermakna dunia berada di bawah tanah atau di bawah laut. Ketiga bagian tersebut leluhurlah yang memaknainya, tetapi generasi penerus harus tetap menghormati dan menghargainya agar tetap terjaga kelestarian dari keberadaan rumah adat ini.

 

Rumah Adat Luwuk

rumah-adat-suku-luwuk

 

Rumah adat Sulawesi Selatan selanjutnya adalah rumah adat Luwuk yang saat ini sudah punah dan tidak ada lagi. Hal itu dikarenakan pada masa penjajahan Belanda sudah menghancurkan rumah adat tersebut. Namun untuk menambah informasi anda di mana dahulunya terdapat rumah adat yang juga menghiasi keberadaan Sulawesi Selatan yaitu diberi nama dengan rumah adat Luwuk.

Rumah adat Luwuk dikenal juga dengan nama rumah adat Langkane. Bahan dasar dari rumah adat ini terbuat dari kayu yang menggunakan tiang penyangga sebanyak 88 tiang. Tetapi karena keberadaannya saat ini sudah tidak ada lagi, banyak masyarakat yang kurang mengetahui kalau sebenarnya rumah adat Luwuk dahulunya memang ada.

 

Rumah Adat Bola

rumah adat bola soba

 

Rumah adat Bola yang terdapat di Sulawesi Selatan diperuntukkan bagi rakyat biasa untuk menempatinya. Hal itu terlihat dari bagian dalam dan ukuran rumahnya lebih kecil jika dibandingkan dengan rumah adat para raja dan bangsawan. Terlebih lagi rumah para bangsawan biasanya memiliki tiang-tiang yang tinggi dan juga banyak.

Namun walaupun terlihat biasa saja, rumah adat Bola cukup nyaman untuk di tinggali. Tak hanya nyaman, rumahnya pun di desain dengan bermacam-macam ornamen yang indah seperti corak alam yang mengandung hiasan kaligrafi. Serta ada ornamen dan flora jika dikaitkan sebagai membantu rezeki agar lancar selalu.

 

Rumah Adat Tongkonan

rumah adat tongkonan

 

Di atas tadi sudah kita jelaskan sedikit mengenai informasi rumah adat ini yaitu Tongkonan. Di mana rumahnya dibangun dengan arah yang sejajar dan menghadap ke utara. Rumah adat Tongkonan berasal dari suku Toraja.

Kegunaan dari rumah ini selain dijadikan tempat tinggal juga merupakan tepat untuk persemayaman mayat dengan jangka waktu yang lama bahkan tidak sebentar. Karena penduduk di sana percaya bahwa manusia yang sudah meninggal masih bisa berkomunikasi dengan orang yang hidup jika berada dekat dengan keluarganya.

Beralih ke rumah adat Tongkonan di mana dibuat dari bahan kayu yang berkualitas dengan desain rumah panggung tetapi lebih mirip seperti perahu yang terbalik. Rumah adat ini memang begitu unik jika dibandingkan dengan rumah adat yang ada di Sulawesi Selatan lainnya.

 

Rumah Adat Mandar

rumah adat mandar

 

Rumah adat ini bentuknya seperti rumah adat Bugis dan juga Makassar. Hanya saja perbedaan terlihat dari letak bagian terasnya karena memiliki ukuran yang lebih luas dan lebar. Tak hanya itu saja, perbedaan juga akan terlihat dari bagian atapnya yang miring seperti ember di bagian depannya.

Indonesia memang terkenal akan budaya dan adat istiadat yang beragam. Terdapatlah sebuah perbedaan diantara suku yang ada termasuk rumah adat Sulawesi Selatan. Tetapi kita percaya Bhineka Tunggal Ika yang berarti “walaupun berbeda-beda namun tetap satu jua”, maka perbedaan tersebut bukanlah suatu masalah yang berarti. Karena kita satu Indonesia dan juga satu bangsa.

 

Leave a Reply